Iregularitas Horisontal

Salah satu kriteria dalam perencanaan adalah terpenuhinya persyaratan tambahan atas ketidakberaturan strukturnya. Yaitu terhadap kategori ketidakberaturan torsi. (Tabel 10, SNI 1726-2002)

Horizontal Irregularity

Sehingga deformasi maksimum dibatasi terhadap rata-rata deformasi pada sisi-sisi struktur yang dikalikan dengan 1.2-1.4 untuk kategorisasi derajat torsinya.

Tentunya ada klausul yang harus dipenuhi, bila deformasi struktur kita melebihi batas-batas yang ditentukan diatas. Selengkapnya tabel SNI, 1a dan 1b berikut menjelaskan lebih detail :

Horizontal Irregularity SNI

Beberapa tahun lalu, kita sangat terbiasa analisa terhadap pola periode getar 1 dan 2 untuk translasi dan berikutnya boleh dominan torsi. Apabila periode getar awal yang kita dapat ternyata dominan torsi, maka kita akan berfikir keras 🙂

Menurut SNI diatas, maka parameter untuk mendeteksi torsi, adalah dari pola deformasi strukturnya. Tidak lagi pada parameter modal/getar.

Yang masih menjadi ganjel dihati adalah, tidak adanya batasan eksplisit berapa maksimum deformasi yang diterima, karena yang menjadi batasan adalah rata-rata deformasi diujung2 struktur.

Wass

 

 

 

 

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s